AQIDAH THAHAWIYAH
BIOGRAFI PENULIS
Kitab 'Aqidah Salafiyyah yang Bermanfaat Ini
و
Beliau adalah Imam al-'Allamah Abu Ja'far Ahmad bin Muhammad bin Salamah ath-Thahawi al-Azdi. Beliau adalah seorang imam yang memiliki kedudukan agung, terkenal di seluruh penjuru dunia, penyebutan tentang kebaikan-kebaikannya memenuhi lembaran-lembaran sejarah.
Beliau dilahirkan pada tahun 290 H, ada yang mengatakan pada tahun 230 H.
Pada awalnya beliau belajar fiqih kepada pamannya dari jalur ibunya, yaitu al-Muzani, sahabat Imam asy-Syafi'i, berdasarkan madzhab asy-Syafi'i kemudian beliau berpindah menjadi pengikut madzhab Hanafi dan belajar fiqih menurut madzhab Imam Abu Hanifah.
Dalam memahami hukum-hukum syari'at (fiqih), beliau رحمه الله sama dengan seluruh imam-imam besar, yaitu tidak mengikuti cara-cara para muqallidin (orang-orang yang taklid) yang tidak memiliki ilmu pengetahuan, tetapi dalam prinsip-prinsip syari'at ('aqidah) yang dijalaninya, beliau sesuai dengan prinsip-prinsip Imam Abu Hanifah, yang di atasnyalah madzhab beliau dibangun.
Oleh karena itulah, ketika Imam Ibnul Qayyim رحمة الله menyebutkan sejumlah ahli ilmu dalam kitabnya an-Nuuniyyah, 10 beliau berkata,
مِنْ حَنْبَلِي وَاحِدٍ بِضَمَانِ
مَا فِي الَّذِينَ حَكَيْتُ أَنِفًا
فَأُصُوْلُهُ وَأُصُولُهُمْ سِيَّانِ
بَلْ كُلُّهُمْ وَاللَّهِ شِيْعَةُ أَحْمَدَ
Mereka yang telah aku sebutkan, tidak ada seorang pun dari pengikut Hanbali,
Bahkan, mereka semuanya, demi Allah, adalah pengikut Ahmad, 'aqidahnya dan 'aqidah mereka adalah sama.
Beliau رحمه الله telah menulis banyak karya tulis yang terkenal, seperti Maa'nil Aatsaar, Musykilil Aatsaar, dan
10 Setelah al-Hafizh Ibnul Qayyim رحم الله menyebutkan perkataan dan tulisan-tulisan dari banyak para ulama dan para imam dari selain pengikut madzhab Hanbali, beliau berkata:
وَأَجِرْهُ مِنْ تَحْرِيفِ ذِي بُهْتَانِ
وَانْظُرْ إِلَى قَوْلِ الطَّحَاوِي الرَّضَى
2
Pandanglah ucapan ath-Thahawi yang diridhai (dalam membela kebenaran), dan jagalah ucapannya itu dari perubahan para pendusta.
Setelah itu beliau رحمه الله membantah musuh-musuh ulama Hanabilah yang menuduh mereka sebagai Hasyawiyyah (orang-orang rendahan) dan berpendapat Tajsiim (Allah memiliki jisim), dengan berkata kepada mereka bahwa di dalam barisan ulama yang beliau ceritakan perkataan-perkataan mereka dan tulisan-tulisannya yang beliau paparkan tadi tidak ada seorang pun pengikut madzhab Hanbali, akan tetapi bersamaan dengan itu, mereka adalah pengikut Ahmad (bin Hanbal) yang sependapat dengannya dalam 'aqidah, yang tidak ada kelonggaran bagi seorang pun untuk menyelisihinya. Kalimat ahlul haq itu selalu sama; sebagaimana mereka semua menyatakannya secara gamblang di dalam kitab-kitab mereka. Silakan merujuk an-Nuuniyyah Syarh Syaikh Muhammad Khalil al-Harras (1/251).
selain itu. Beliau wafat pada tahun 321 H dan beliau dinisbatkan kepada desa Thahaa yang terletak di dataran rendah Mesir. Semoga Allah merahmati beliau. 11
• Beberapa Syarah bagi Kitab 'Aqidah Ini:
Penulis kitab Kasyfuzh Zhunuun 12 menyebutkan beberapa kitab syarah (kitab penjelasan) dari kitahome 'aqidah ini, di antaranya: alim
Syarh al-'Allamah Shadrud Din 'Ali bin 'Ali bin Muhammad bin Muhammad bin al-'Izz al-Adzra'i adala Dimasyqi al-Hanafi, yang wafat tahun 792 H. Ia adalah salah seorang murid dari al-Hafizh Ibnu Katsir.
Kitab syarah inilah yang diperintahkan oleh Raja 'Abdul 'Aziz bin 'Abdirrahman al-Faishal رحمة الله untuk dicetak. 13
11 Silakan lihat biografi beliau dalam al-Ansaab karya as-Sam'aani (1/198; IV/67; VIII/218), al-Muntazhim karya Ibnul Jauzi (VI/250), Siyar A'laamin Nubalaa' (XV/27-33), Tadzkiratul Huffazh (III/808-811), al-'lbar (11/11), semuanya karya al-Hafizh adz-Dzahabi, al-Bidayah wan Nihayah karya Ibnu Katsir (XI/174), Syadzaraatudz Dzahab karya Ibnul Imad (11/288), dan selain mereka.
12 Kasyfuzh Zhunuun (II/1143). Silakan lihat muqaddimah Syarh ath-Thahaa-wiyyah karya Ibnu Abil 'Izz dengan tahqiq Syu'aib al-Arna-uth dan DR. 'Abdul Muhsin at-Turki (hlm. 50-54), dimana keduanya menyebutkan empat belas syarah bagi matan ath-Thahaawiyyah.
13 Dicetak pertama kali di Makkah oleh Maktabah as-Salafiyyah th. 1349 H di bawah pengawasan al-'Allamah 'Abdullah bin Hasan Aalusy Syaikh setelah itu cetakan ini dicetak berulang kali hanya saja yang terbagus adalah cetakan Mu-assasah ar-Risaalah dengan tahqiq Syaikh Syu'aib al-Arna-uth dan DR. 'Abdul Muhsin at-Turki.
Kaum Muslimin telah merasakan manfaat dari kitab syarah yang diberkahi dan banyak faedahnya ini, yang menunjukkan kedalaman ilmu penulisnya, keluasan penelitiannya, dan kemurnian 'aqidahnya. Semoga Allah merahmatinya.
Selanjutnya kami memandang perlunya memberikan komentar terhadap matan kitab ini dengan beberapa kalimat yang dapat memberikan manfaat bagi orang yang mencarinya dan membantunya untuk memahami maksud dari matan yang bermanfaat ini, dan mentahqiq pada sebagian tempat yang perlu untuk mendapatkan perhatian dan penelitian. Wabillaahit taufiiq.
Ditulis oleh:
Muhammad bin 'Abdul 'Aziz bin Mani'
تعليقات