AQIDAH THAHAWIYAH

 الْعَقِيْدَةُالطَّحَاوِيَّة


Al-'AQIDAH


ATH-THAHAWIYYAH


بسمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم


الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ


"Segala puji hanya bagi Allah, Rabb seluruh alam."


Telah berkata al-'Allamah Hujjatul Islam Abu Ja'far al-Warraq ath-Thahawi رحمه الله di Mesir-:


هُذَا ذِكْرُ بَيَانِ عَقِيدَةِ أَهْلِ السُّنَّةِ وَالْجَمَاعَةِ عَلَى مَذْهَبِ فُقَهَاءِ الْمِلَّةِ أَبِي حَنِيفَةَ النُّعْمَانِ بْنِ ثَابِتٍ الْكُوفِي، وَأَبِي يُوْسُفَ يَعْقُوْبَ بْنِ إِبْرَاهِيمَ الْأَنْصَارِي، وَأَبِي عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدِ بْنِ الْحَسَنِ الشَّيْبَانِي رِضْوَانُ اللَّهِ عَلَيْهِمْ أَجْمَعِينَ، وَمَا يَعْتَقِدُوْنَ مِنْ أُصُولِ الدِّيْنِ، وَيَدِيْنُوْنَ بِهِ رَبَّ الْعَالَمِينَ.


Kitab ini adalah penyebutan tentang penjelasan 'aqidah Ahlus Sunnah wal Jama'ah berdasarkan madzhab para ahli fiqih agama ini yaitu Abu Hanifah an-Nu'man bin Tsabit al-Kuufi, Abu Yusuf Ya'kub bin Ibrahim al-Anshari, dan Abu 'Abdillah Muhammad bin al-Hasan asy-Syaibani, semoga Allah meridhai mereka semua. Kitab ini juga menjelaskan pokok-pokok agama yang menjadi pegangan mereka dalam melakukan ketaatan kepada Allah, Rabb seluruh alam.


PENJELASAN:


Perkataan Imam ath-Thahawi رحمه الله : Berdasarkan madzhab ahli fiqih agama ini..." Dan seterusnya.


Ketahuilah bahwa apa yang disebutkan oleh penulis (Abu Ja'far) dalam kitab 'aqidah ini tidaklah dikhusus-kan hanya untuk para imam yang beliau sebutkan, karena Ahlus Sunnah wal Jama'ah dari generasi yang pertama sampai yang terakhir 'aqidah mereka adalah satu. Sebab, mereka semua berpegang teguh dengan Al-Qur-an dan As-Sunnah.


Siapa saja yang menyelisihi 'aqidah mereka, maka ia dicap sebagai ahlul bid'ah dan sesat, tidak diberikan udzur (maaf) dalam ijtihadnya, karena udzur itu hanya berlaku pada ijtihad dalam masalah ahkaam (hukum) bukan pada pokok-pokok agama ('aqidah). 14


14 Para ulama  menjelaskan bahwa dalam masalah 'aqidah ada juga udzur, sebagaimana yang pernah terjadi di zaman Nabi الله عليبوسلم dimana ada seorang Shahabat yang sujud di hadapan beliauصلى الله عليه وسلم tetapi beliau tidak memerintahkannya untuk bersyahadat kembali. Wallaahu  a'lam.

Aqidah-'aqidah agama, di dalamnya tidak ada berbilangnya madzhab. Bahkan yang benar (hanya) madzhab Ahlus Sunnah wal Jama'ah, sedang yang lainnya adalah batil. Maka perhatikanlah!


Perkataan beliau: "Abu Hanifah..."


Beliau adalah Imam an-Nu'man bin Tsabit al-Kufi. Dilahirkan pada tahun 80 H. Beliau bertemu dengan sejumlah para Shahabat.


Al-Khathib رحمة الله berkata: "Ia melihat Anas bin Malik."


Beliau رحمه الله adalah orang yang alim, mengamalkan ilmunya, zuhud, banyak beribadah, wara', bertakwa, selalu khusyu', dan senantiasa tadharru' (merendahkan diri) kepada Allah تَبَارَكَ وَتَعَالَى


Beliau wafat pada tahun 150 H, yaitu tahun dilahirkannya Imam asy-Syafi'i 15 رَحِمَهُ الله


Perkataan beliau: "Abu Yusuf..."


Abu Yusuf adalah Imam al-Mutqin Mujtahid Muthlaq Abu Yusuf Ya'qub bin Ibrahim al-Anshari al-Bajali. Dilahirkan pada tahun 113 H. Beliau menimba ilmu dari Imam Abu Hanifah dan ulama lainnya, dan Danyak para ulama yang menimba ilmu darinya, di antaranya ialah Imam Ahmad رحمة الله Harun ar-Rasyid mengangkatnya sebagai qadhi (hakim) dan beliau


Lihat biografi Abu Hanifah dalam Siyar A'laamin Nubalaa' (VI/390), Tadz-kiratul Huffaazh (1/168), al-Bidaayah wan Nihaayah (X/107), Tahdziibut Tahdziib (X/449-452), dan Syadzaraatudz Dzahab (1/227-229).

tetap mengembannya hingga beliau wafat pada tah 183 H. Setelah Abu Yusuf wafat, Harun ar-Ray mengangkat anaknya, yang bernama Yusuf, sebaga qadhi (hakim) sampai Yusuf meninggal dunia,  jenazah Abu Yusuf keluar (untuk dimakamkan orang-orang berkata: "Telah mati ilmu fiqih."


وَمَا تَدْرِي إِنْ مَاتَ يَعْقُوبُ


انِيَ الْفِقْهِ إِلَى أَهْلِهِ


حُوَلَ مِنْ صَدْرٍ إِلَى صَدْرٍ.


بَيْتِ الْفِقْهُ وَلَكِنَّهُ


Wahai yang mengabarkan matinya fiqih kepada ahlinya, jika telah wafat Ya'qub sedangkan engkau tidak tahu.


Fiqih itu tidak mati tetapi ia,


dialihkan dari satu dada ke dada yang lainnya.


Perkataan beliau: "Abu 'Abdillah Muhammad bin al-Hasan asy-Syaibani..."


16 Lihat biografi Abu Yusuf dalam Siyar A'laamin Nubalaa' (VIII/535), Tadz kiratul Huffaazh (1/292), al-Jawaahirul Mudhiyyah (11/220), Thabogaatul Hanafiyyah (XII/1), dan al-Fawaa-idul Bahiyyah (no. 225).


Adz-Dzahabi berkata dalam as-Siyar (VIII/539): "Alangkah indahnya perkataan beliau (Abu Yusuf) yang diriwayatkan oleh sekelompok orang dari Bisyr bin al-Walid, saya mendengar Abu Yusuf berkata: 'Berilmu terhadap perdebatan dan ilmu kalam adalah kebodohan dan bodoh terhadap perdebatan dan ilmu kalam adalah ilmu. Aku (yakni al-Hafizh adz-Dzahabi) berkata: 'Serupa dengannya (ilmu kalam) adalah syubhat-syubhat (kerancuan), hal-hal musykil (pelik) dari buah pikiran ahli kalam yang dilontarkan untuk mendebat ayat-ayat dan hadits-hadits tentang sifat-sifat (Allah), sehingga mereka Saling mengkafirkan. Dan lahirlah (dengan sebab itu) Mu'tazilah, Jahmiyyah, paham Tajsiim, dan semua musibah (dalam agama). Kita memohon keselamatan kepada Allah سبحانه وتعالى Sekian.

Beliau adalah Muhammad bin al-Hasan bin Farqad asy-Syaibani.


Harun ar-Rasyid mengangkatnya sebagai qadhi (hakim). Beliau ikut keluar bersama ar-Rasyid dalam perjalanan safarnya menuju Khurasan lalu beliau meninggal dunia di Rayy dan dimakamkan di sana.


Ayah beliau adalah salah seorang prajurit perang penduduk Syam, kemudian ayahnya singgah di Wasith lalu di tempat itulah Muhammad dilahirkan pada tahun 132 H.


Beliau tumbuh besar di Kufah dan menimba ilmu dari Abu Hanifah, Malik, Abu Yusuf, dan selain mereka. Beliau memiliki majelis ilmu di masjid Kufah, dan ketika itu usia beliau baru dua puluh tahun.


Ibrahim al-Harbi رحمه الله berkata: "Aku bertanya kepada Imam Ahmad: 'Dari mana engkau memiliki masalah-masalah yang sangat mendalam ini?' Ia men-jawab: 'Dari kitab-kitab Muhammad bin al-Hasan."


Beliau رَحْمَهُ اللهُ wafat di kota Rayy pada tahun 189 Н.


As-Sam'ani رحمه الله berkata: "Muhammad bin al-Hasan dan al-Kisa-i keduanya meninggal pada satu hari yang bersamaan di kota Rayy."


Ada yang mengatakan bahwa Harun ar-Rasyid را pernah berkata: "Ilmu fiqih dan ilmu bahasa Arab telah dikubur di Rayy."


Muhammad bin al-Hasan yang disebutkan di sini adalah anak bibi al-Farra', seorang imam yang terkenal dalam ilmu nahwu dan bahasa Arab. 17 Semoga Allah merahmati mereka semua.

تعليقات

المشاركات الشائعة من هذه المدونة

DAFTAR NAMA-NAMA KITAB TAUHID AHLUS SUNNAH WALJAMAAH

KUMPULAN DAFTAR NAMA KITAB - KITAB AQIDAH AHLUS SUNNAH WALJAMAAH