QAMI'UTH THUGHYAN (MAHLIGAI 77 CABANG IMAN)

 Cabang kesembilan:


Iman kepada Surga dan Neraka Jahanam


Iman kepada adanya Surga adalah percaya, bahwa surga merupakan tempat yang abadi bagi orang Muslim, yaitu orang yang meninggal dalam keadaan Islam, meskipun pernah menjadi orang kafir.


Yang termasuk Muslim adalah orang Muslim yang yang berbuat maksiat (selain syirik), tempat kembali dan tempat abadi baginya adalah surga. Maka apabila ia masuk neraka, tidak akan abadi di dalamnya. Bahkan siksa neraka tidak selalu dirasakannya selama berada di dalamnya, karena sejenak setelah masuk ke dalamnya, ia akan mati (masa sejenak, ini hanya Allah yang mengetahui ukurannya). Ia tidak akan hidup lagi sebelum keluar dari neraka. Yang dimaksud mati di sini adalah, bahwa ia tidak merasakan pedihnya neraka, karena ia mengalami kematian yang sesungguhnya dengan lepas nyawa.


Iman kepada Neraka Jahanam adalah percaya, bahwa Jahanam nama bagi beberapa neraka yang ada, adalah tempat yang abadi bagi orang kafir, yaitu orang yang meninggal dalam keadaan kafir, meskipun sepanjang hidupnya sebelum detik kematiannya ia ber-iman. Yang termasuk kafir adalah orang yang sudah mampu berfikir (baligh), kemudian ia tidak mencari kebenaran (iman dan Islam) dan tidak menjalankan taqlid (mengikuti orang lain yang beriman tanpa mengetahui dalil-dalilnya) yang wajib baginya. Anak-anak (yang belum baligh) dari orang-orang musyrik tidak termasuk kafir, mereka berada di surga menurut pendapat yang shahih. Kriteria kafir dan Muslim ini tidak berbeda bagi manusia dan jin.

تعليقات

المشاركات الشائعة من هذه المدونة

DAFTAR NAMA-NAMA KITAB TAUHID AHLUS SUNNAH WALJAMAAH

KUMPULAN DAFTAR NAMA KITAB - KITAB AQIDAH AHLUS SUNNAH WALJAMAAH