SYARAH QOTRUL GHOIST
VII. MASALAH BERAPA NABI PEMILIK SYARI'AT.
Jika ditanyakan kepada anda: "Berapakah para Nabi yang memiliki Syari'at?", Jawabnya: "Ada Enam, yaitu: Adam, Nuh (usianya 1450 tahun), Ibrahim, Musa, Isa dan Muhammad ﷺ.".
Ibnu Abbas dan Qatadah berkata: "Nabi yang bergelar "Ulul Azmi" ada lima: Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa dan Nuh. Mereka adalah pemilik Syari'at". Sebagaimana disebutkan oleh Ulama dalam sebait nadham dari "Bahar Thawil".
مُحَمَّدٌ إِبْرَاهِيمُ مُوسَى كَلِيمُ وَعَيْسَى وَنُوْحٌ هُمْ أُولُو الْعَزْمِ فَاعْلَمِ
Artinya:
Ketahuilah!
Muhammad, Ibrahim, Musa penerima Firman Allah, Isa dan Nuh seluruhnya adalah Ulul Azmi.
Imam Muqatil berkata: "Para Nabi Ulul Azmi" adalah :
1. Nabi Nuh as., dia tabah dan sabar disakiti kaumnya.
2. Nabi Ibrahim as., dia sabar menghadapi api untuk membakar dirinya.
3. Nabi Ismail as,, dia sabar menghadapi penyembelihan dari ayahnya Ibrahim atas perintah Allah.
4. Nabi Ya'qub as., yang sabar kehilangan anaknya dan penglihatannya.
5. Nabi Yusuf as., yang sabar di dalam sumur dan bui.
6. Nabi Ayub as., yang sabar menghadapi penyakit yang membahayakan tubuhnya.
Setiap Syari'at itu dihapuskan (digantikan) hukumnya dengan syari'at Nabi Muhammad ﷺ. jika tidak sesuai dengan syari'atnya. Diantara syari'at Nabi Adam as. adalah bahwa saudara laki-laki dapat kawin dengan saudara perempuan yang tidak kembar kelahirannya. Tetapi setelah Nabi Adam para Ulama bersepakat haramnya, sebagaimana dikatakan Syaikh Muhammad Al Jauhari. Yang dijadikan landasan hukum ada-lah Firman Allah Ta'ala:
وَمَنْ يَبْتَغِ غَيْرَ الإِسْلَامِ دِينًا فَلَنْ يُقْبَلَ مِنْهُ وَهُوَ فِي الْآخِرَةِ مِنَ الْخٰسِرِيْنَ ( اَلِ عِمْرَانَ ٨٥ )
Artinya:
"Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya".
(QS. 3 Ali Imran : 85)
تعليقات