SYARAH QOTRUL GHOIST
X. MASALAH APAKAH MENGETAHUI NAMA DAN JUMLAH RASUL TERMASUK SYARAT IMAN
Apabila anda ditanya: "Memngetahui nama-nama dan jumlah para Rasul apakah menjadi syarat Iman atau tidak?" Jawabnya: "Hapal nama-nama dan jumlah para Rasul tidak menjadi syarat sah dan kesempurnaan iman menurut Ahlus sunnah berdasarkan Firman Allah Ta'ala :
وَلَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلًا مِّن قَبْلِكَ مِنْهُمْ مَنْ قَصَصْنَا عَلَيْكَ وَمِنْهُمْ مَنْ لَمْ نَقْصُصْ عَلَيْكَ ( اَلْمُؤْمِنُ ٧٨ )
Artinya:
"Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan kemudian antara mereka ada pula yang tidak Kami ceritakan kepadamu".
(QS. 40 Al Mu'min : 78)
Maksudnya Kami tidak menceritakan para Rasul dan tidak menyebutkan nama-namanya secara keseluruhan kepadamu. Sekalipun kita memiliki ilmu pengetahuan dan kemampuan yang sempurna, apabila para Rasul itu telah ditetapkan adanya, maka kita tidak wajib mengetahui seluruh jumlahnya karena sangat banyaknya. Tetapi kita tetap wajib beriman kepada para Rasul sesuai yang dinyatakan di dalam Al Qur'an, yaitu ada 25 (dua puluh lima) Rasul:
1. Adam a.s.
2. Nuh a.s.
3. Idris a.s.
4. Hud a.s.
5. Saleh a.s.
6. Yasa a.s.
7. Dzul Kifli a.s.
8. Ilyas a.s.
9. Yunus a.s.
10. Ayub a.s.
11. Ibrahim a.s.
12. Ismail a.s.
13. Ishak a.s.
14. Yakub a.s.
15. Yusuf a.s.
16. Luth a.s.
17. Dawud a.s.
18. Sulaiman a.s
19. Syu'aib a.s.
20. Musa a.s.
21. Harun a.s.
22. Zakariya a.s.
23. Yahya a.s.
24. Isa a.s.
25. Muhammad ﷺ.
Maksudnya wajib beriman kepada mereka secara terperinci adalah, apabila ditanyakan apa benar itu sebagai utusan Allah? Maka orang yang ditanya tidak boleh mengingkari kenabian dan kerasulannya, sekalipun tidak hapal nama-nama mereka, karena menghapal itu tidak wajib. Jadi siapa mengingkari kenabian salah seorang dari 25 Rasul atau mengingkari kerasulannya maka dia adalah kafir. Tetapi bagi orang awam tidak dihukum kafir. Keculai apabila dia ingkar setelah diajarkan kepadanya.
Orang Islam wajib beriman secara garis besar kepada selain dua puluh lima rasul. Maksudnya wajib membenarkan adanya para nabi dengan kenabian dan kerasulannya. Dan membenarkan kalau Allah mempunyai rasul dan nabi yang banyak. Jadi orang yang tidak beriman seperti itu maka tidak sah imannya dan menjadi kafir.
Ada tiga orang yang diperselisihkan kenabiannya oleh para Ulama, yaitu: Zul Qarnain, Uzair, dan Lukman. Ulama juga berbeda pendapat tentang kenabian Khaidlir. Ada yang mengatakan Khidlir itu Nabi dan Rasul, ada yang berpendapat sebagai nabi dan bukan rasul. Bahkan ada yang mengatakan, kalau Khidlir itu seorang Waliyullah.
Khidlir masih hidup hingga sekarang. Dia diberi ilmu syari'at dan ilmu hakikat, berkumpul dengan Nabi Ilyas setiap tahun di Mekah. Keduanya meminum air ZamZam sekali minum hingga tahun berikutnya. Makanannya buah Kurpus. Nabi Ilyas ditugasi menjaga daratan, sedangkan Nabi Khidlir ditugasi menjaga lautan. Demikian menurut keterangan Syaikh Isa Al Barawi, Ahmad Bili dan Syaikh Yusuf As Sunbalawini.
تعليقات